Senin, 28 November 2011

siang ini

minus sehari sebelum final menjelang.

usaha sudah lumayan, walau jauh dari kata cukup dan sempurna
walau jauh dibanding teman sejawat lain yang telah berminggu-minggu menyicil belajar.
tak apa, sudah usaha, tinggal tawakkal.
nilai akhir tak "balance", daripada panik, 
letakkan pensil, pandang kertas jawaban
tunggu perintah pengawas, keluar ruangan,
pulang.

hujan menderas, tercurah tiba-tiba.
perut lapar, singgah, makan sejenak.
berdoa dalam hati.
lalu kupandang meja di seberang.
seorang gadis berambut pendek sebahu,
selesai makan, ia tangkupkan tangan di depan dada, memegang erat kalung salib.



dan aku terdiam, masih mencuri pandang dengan diam-diam.
kenapa aku tak mengangkat tangan ketika berdoa?
tak ada yang salah dengan cara menunjukkan identitas agama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar