Selasa, 04 November 2014

ayam kecil

*image pinjam dari sini

Berkali-kali kau berteriak, menegaskan diri bahwa kau telah jauh lebih dewasa.
Dan setiap kali, aku menggeleng. 
Tidak, sayang, di mataku kau tetaplah anak kecil.
Lihatlah bagaimana caramu mencintai. 
Cintamu yang besar mengikat, memegang terlalu erat hingga susah walau sekedar untuk bernafas. Kau seperti anak kecil yang memiliki ayam peliharaan warna-warni. Ia mencintainya, sangat. Menggenggamnya erat-erat karena takut kehilangan. Tapi sayangnya ia belum cukup mengerti bahwa dengan menggenggam terlalu erat justru bisa membunuh si ayam kecil.
Seperti itulah kamu, sayang.

Belajarlah untuk mengendorkan. Bukan untuk melepaskan, hanya sekedar memberi ruang untuk bernafas.

2 komentar:

  1. #geleng2 kepala

    terinspirasi dari mengenang masa kecil tentang ayam warna-warni, dan nemu gambar unyu di atas ~0~

    BalasHapus