Rabu, 30 November 2011

libur yang bukan liburan


kondisi hari ini mengingatkanku pada akhir tahun kemarin. kondisi yang sama yang akhirnya menyebabkan aku memutuskan bikin blog. walau sekedar blog geje yang berisi curhat curhat ga penting dan ga mutu. tapi tak apalah.

seperti biasa, kata libur bagiku erat hubungannya dengan kata "sepi". heran? haha mungkin terdengar aneh. tapi memang begitulah kenyataannya. liburan 5 hari mungkin diianggap sebagai berkah bagi mereka yang asli jawa, dan tentunya agenda pulang kampung sudah direncanakan dari jauh-jauh hari. namun bagi kami, perantau-perantau asal sumatera ini, liburan yang sangat tanggung itu (cukup lama jika di kos senndiri, terlalu singkat jika pulang ke rumah) membuat kami menjadi satpam kos sementara yang harus nungguin kosan karena sebagian besar penghuninya sedang berleha-leha di pangkuan orang tua. iri? tentu saja ! tapi tak apalah, ada cukup waktu untuk sekedar menyendiri dan mengurung diri hahah

hari ini kuhabiskan dengan dua agenda. bertemu dengan adek2ku di SMP dan mendengar cerita-cerita polos mereka. kadang cerita yang bikin kita tertawa, walau mereka ceritanya berurai air mata hahah. maaf dek...
tapi itulah istimewanya mereka. masa-masa SMP masa yang lucu dan paling hidup menurutku. yah, seperti mereka tadi siang.ada yang bertengkar dengan temannya. hanya disebabkan oleh hal kecil seperti sebuah penghapus pensil atau mungkin seteguk air. tapi berantemnya? aih mak.. sampe nangis-nangisan, sampe dorong-dorongan, sampe benci sebenci-bencinya, bahkan semua keluarga dan orang yang ngomong sama si kawan tadi pun ikut dibenci. tapi lihatlah, dua hari kemudian mereka sudah jalan bareng lagi ke kantin, sudah pulang barenga sambil becanda. kadang suka membandingkan. lihatlah dengan kita yang mengaku dewasa ini. kalau ada salah paham atau musuhan, jarang yang sampai dorong-dorongan, jarang yang nangis di tempat (kalau nangis pun biasanya di kamar sendiri), kalau ketemu mungkin masih saling senyum (walau dalam hati berapi-api), tapi bencinya bisa berabad-abad, ga saling ngomongnya bisa sampai bertahun-tahun, awet sampe lulus kuliah. ironi..
buat adek-adekku yang minggu depan ujian semester, semangat ya !! ingat pesan kakak tadi, "nikmati prosesnya, karena Allah melihat pekerjaan kita, bukan hasil kerja kita"  FIGHT OH!!!

selanjutnya, mengenang kosan yang sepi membuatku malas untuk langsung pulang. akhirnya saya menggeje ke mall dulu sebentar. sudah lama tak berkunjung ke gramedia.seperti biasa, langsung menuju bagian novel hehe
mencari karya-karya baru tere liye, baca-baca sedikit (sebenarnya ngecek harga, siapa tahu harganya lagi turun hhaha). tapi jujur, kuakui ada yyang beda hari ini. ada hal yang tidak biasa yang sungguh membuatku cemas. aku tak lagi segila dulu pada buku. aku tak lagi semudah dulu jatuh cinta pada buku dan mati-matian berusaha agar bisa baca buku itu, walau dengan hasil pinjam. biasanya di gramed aku bisa betah dari pagi sampe sore, istirahat sholat dzuhur doang, tapi tadi rasanya di gramedia aku hanya bertahan setengah jam *rekor tercepat dalam sejarah saya berkunjung ke gramedia.

memang kalau dikaji lagi, rasanya aku setahun dulu sangat jauh berbeda dengan aku yang sekarang. aku yang dulu tergila-gila dengan semua jenis buku, apapun genrenya, tuntas dibaca. aku yang dulu punya banyak waktu menulis, apapun itu, walau hanya sekedar pengalaman kecil hari itu. aku yang dulu sangat senang jalan-jalan, rela dan dengan senang hati menemani siapapun yang butuh teman kemanapun. aku yang dulu pintu kamarnya selalu terbuka, membiarkan siapa saja masuk dan mendengarkan semua keluh kesah atau sekedar curhatan mereka. sementara aku yang sekarang? aku masih cinta buku, hanya tak sebesar dulu. dulu, aku tak kan bisa tidur dengan pulas bila belum menamatkan buku yang sedang kubaca. buku-buku selevel "the da vinci code" biasanya aku selesaikan dalam sehari. tapi sekarang, buku "a letter to sam" bahkan butuh dua minggu untuk kutuntaskan. soal menulis memang mungkin tidak terlalu signifikan, tapi memang tak seproduktif dulu sebelum aku kenal dengan blog. aku adalah orang yang paling sering diajak jalan, karena kata teman-teman aku paling kuat kalau mesti jalan kaki (-,-), bahkan pernah seharian kami ngelilingi TMII dengan jalan kaki, mengunjungi setiap anjungan yang jaraknya subhanallah itu. sekarang, aku lebih suka berkurung diri di kamar, menyalakan laptop, nonton dorama atau sekedar browsing-browsing ga jelas. aku masih senang jalan, cuma tak sesering dulu. sekarang pintu kamarku lebih sering tertutup rapat, karena aku suka menonton dengan kondisi yang gelap, apalagi film horor (satu lagi kebiasaan anehku yang suka nonton horor tengah malam seorang diri dengan lampu yang dimatikan).

setelah kupikir, memang banyak faktor yang membawa perubahan-perubahan ini, dan salah satunya adalah waktu luang yang berserak saking banyaknya, juga karena jasa seseorang yang memperkanalkanku pada "Running Man" (soal siapa dan apa itu running man mungkin kita bahas lain kali, walau aku yakin bahwa sebagian besar orang pasti sudah tahu apa itu).

yak,, begitulah hari pertama libur yang bukan liburan ini saya lewati. semoga besok menjadi lebih hidup karena dengar-dengar besok itu tanggal 1, jadi mungkin ada kucuran dana dari atas hahah (note: efek tanggal dan kondisi keuangan juga ternyata sangat mempengaruhi waktu libur)

Senin, 28 November 2011

terbang

lagi, sang angan terbang terlalu tinggi,


kepakan sayapnya seolah hampir mencapai nirwana


lupa, kaki masih terpaku di tanah

siang ini

minus sehari sebelum final menjelang.

usaha sudah lumayan, walau jauh dari kata cukup dan sempurna
walau jauh dibanding teman sejawat lain yang telah berminggu-minggu menyicil belajar.
tak apa, sudah usaha, tinggal tawakkal.
nilai akhir tak "balance", daripada panik, 
letakkan pensil, pandang kertas jawaban
tunggu perintah pengawas, keluar ruangan,
pulang.

hujan menderas, tercurah tiba-tiba.
perut lapar, singgah, makan sejenak.
berdoa dalam hati.
lalu kupandang meja di seberang.
seorang gadis berambut pendek sebahu,
selesai makan, ia tangkupkan tangan di depan dada, memegang erat kalung salib.



dan aku terdiam, masih mencuri pandang dengan diam-diam.
kenapa aku tak mengangkat tangan ketika berdoa?
tak ada yang salah dengan cara menunjukkan identitas agama.

Senin, 21 November 2011

fight oh !!



bismillah....
dua minggu ini akan menjadi minggu yang sibuk
minggu yang indah, penuh dengan perjuangan
Alhamdulillah Ya Allah..
kau berikan kami masa untuk berlapang-lapang,
padahal sepatutnya banyak hal yang dapat diperbuat
dua minggu yang semoga berjalan baik 
IHMAS !!!!!

"Allah berikan kelapangan agar kita tak lelah dalam kesibukan
Allah berikan waktu sempit agar kita tak lalai dalam kelapanggan"



* Iqra !!!! jangan pernah lelah membaca

Sabtu, 19 November 2011

INDONESIA BISA

aura-aura SEA GAMES sama sekali tidak tertaklukkan oleh euforia UTS yang sudah memasuki H-2.
apalagi di kosan saya yang kedatangan anggota baru yang banyak tahu soal olahraga, jadilah virus-virus "nasionalisme" ini ditularkan kepada yang lain.
dan tentu, yang paling banyak porsi tatap muka dengan penonton, tetaplah bulutangkis dengan berbagai cabang pertandingannya. dan sebagai WNI yang begitu mencintai bangsanya, maka ruang nonton di kosan selalu penuh akhir-akhir ini (padahal jarang TV hidup sampe seharian). sebagai seorang yang suka olahraga (hanya sebagai pengamat), tentu hal itu membuat saya bersemangat juga :).
tapi yahhh.. namanya juga cewek-cewek ini, waktu saya masih berada dalam kamar yang ada di lantai 2, teriakan khas cewek menggema dari lantai bawah, dengan semangat saya lari ke depan TV,
"yang main siapa dk? skornya udah berapa?"
sementara yang saya ajak bicara masih tidak bisa fokus, hanya menatap TV sambil teriak-teriak, eh... usut punya usut ternyata yang bikin heboh itu bukan karena pertandingan menvcapai akhir, atau Indonesia mendekati kemenangan, tapi karena seorang atlet yang mereka hebohkan itu tampak tebar pesona mengobral senyum.. dan mereka yang menonton? melting.... hahaha

begitu juga malam ini, ketika Indonesia vs Vietnam bertarung memperebutkan tiket ke final SEA GAMES menyusul Malaysia yang terlebih dahulu melenggang kangkung. untuk pertamakali selama SEA GAMES kali ini saya nonton penuh 2 x 45 menit, melihat 22 orang cowok berlari memperebutkan sebuah benda bundar. dan teriakan-teriakan itu semakin kencang saja. Tidak, bukan karena Patrich memecahkan telur Indonesia lewat gol dari tendangan bebasnya, bukan pula karena gol dari "bola pantul" si tibo, tapi gara- gara abang yang satu ini ni :



yak, karena seorang wasit saudara-saudara !! seorang wasit yang bikin melting para remaja-remaja yang masih labil ini hahaha (peace dek... ^^ ). bukan sesuatu yang sering terjadi dimana pesona si wasit melebihi aura sang bintang yang bertarung di lapangan. tapi memang, wasit muda asal korea ini tidak bisa dipandang sebelah mata juga uhuk..uhuk... ^^
setelah searching di profesor google, hanya nemu sedikit tentang profilnya.

Name : Kim Jong Hyeok
Birth : 31 Maret 1983
From : Seoul-Korea Selatan
School : 광양제철고등학교

beralih topik, akhirnya malam ini GBK gempita dengan sorakan suporter Indonesia yang berbahagia karena akhirnya Indonesia bisa mencicipi babak final dengan saudara dekatnya, Malaysia.
sukses terus untuk Indonesia, mudah2an memberikan akhir yang terbaik untuk final berikutnya. dan semoga tidak ada insiden-insiden kekanakan yang terjadi akibat pertarungan mental, gengsi dan efek emosional karena permasalahan lain di luar olahraga. sukses !!!

AYO.. AYO... INDONESIA BISA !!!!!!!!!

Matahari



"Matahari tak pernah datang terlambat dan selalu membawa pesan yang bermakna. 
Matahari tak pernah terlambat pulang dan selalu meninggalkan pesan yang sempurna"

Selasa, 15 November 2011

Jendela..


Sya, siang ini terik
tak seperti hujan kemarin
tak kulihat titik air di lembaran daun
pun dengan tanah basah dengan baunya yang khas

siang ini panas, Sya
mengingatkanku pada saat ketika kita duduk bersama
memandang jauh keluar
dengan kibasan buku yang kita sulap menjadi kipas
kita bertengkar siang itu
tentang dunia yang kita lihat bersama

kukatakan bahwa anak-anak berlarian dengan gembira
entah itu petak umpet, atau mereka justru sedang main kasti,
aku tak pasti
kau melengos,
mereka tak sedang bermain,
mereka berlari ketakutan, kau bilang
siapa yang mengejar mereka, tanyaku
dan kau diam, tak menjawab

di lain waktu,
kita duduk sejajar, dengan secangkir coklat hangat di tangan kita
aku tersenyum
percik air hujan yang menghujam tanah terdengar indah
bau tanah basah menambah indah sore ini, kataku
kau tersenyum, senyum yang janggal di mataku
air ini membawa bencana, katamu
aku tersentak
bagaimana kau bisa berkata seperti itu?
akan ada banyak perut yang kelaparan karena hujan ini,
akan ada banyak tubuh yang menggigil kedinginan karena air ini
aku tak lepas memandangmu
mencoba melihat lebih jauh ke dalam matamu
tapi seperti biasa, kau selalu lihai menghindar

itu dulu, saat kita masih sering duduk bersama
menghabiskan sore dengan memandang dunia
aku hanya sedikit penasaran
katakan, Sya..
kenapa kita bisa melihat dunia yang berbeda
padahal kita memandang dari jendela yang sama?

Senin, 14 November 2011

mawar






فَإِذَا ٱنشَقَّتِ ٱلسَّمَآءُ فَكَانَتۡ وَرۡدَةً۬ كَٱلدِّهَانِ
Maka apabila langit terbelah dan menjadi merah mawar seperti [kilapan] minyak.

Ar Rahman (55): 37

key



sibuk aku mengetuk
tak dinyana kau kemana
kau simpan dimana
kunci hatiku?

Minggu, 13 November 2011

kata

layaknya ilusi,
mendengar suaramu melantunkan kata yang ingin kudengar
barisan kalimat rumit yang tak kumengerti
tapi tak kupungkiri
rasanya ingin terus mengulang hal yang sama setiap kali
walau itu hanya kebodohan yang nyata

derak pintu berbunyi menyayat
mengingatkan bahwa mimpi telah usai
ah..
Tuhan..
bolehkah aku hidup dalam mimpi saja?