Minggu, 23 Februari 2014

baik sangka

kita hidup di tengah-tengah khalayak
yang selalu berbaik sangka…
alangkah berbahayanya
terlalu percaya pada baik sangka mereka
membuat kita tak lagi jujur pada diri
atau menginsyafi, bahwa kita tak seindah prasangka itu
tapi keinsyafan membuat kadang terfikir
bersediakah mereka tetap jadi saudara
saat tahu siapa kita sebenarnya
kadang terasa, bersediakah dia tetap menjadi sahabat
saat tahu hati kita tak tulus, penuh noda dan karat
dan… bersediakah dia tetap mendampingi kita dalam dekapan ukhuwah
ketika tahu bahwa iman kita berlubang-lubang
inilah bedanya kita dengan Sang Nabi
dia dipercaya, karena dia dikenal
sebagai Al-Amin, orang yang terpercaya
sementara kita dipercaya, justru karenamereka semua tidak mengenal kita…yang ada hanya baik sangka…
~Salim A. Fillah, Dalam Dekapan Ukhuwah~

Aku merinding, membayangkan mereka tahu.
Aku menggigil, menutup rapat semua pintu.
Aku menggugu, berharap Kau tutup semua aib.
Aku tersedu, terduduk tak berdaya.
Siapalah aku? Dan apa dayaku?
Sungguh, tak ada yang patut kusombongkan di hadapan-MU

Tidak ada komentar:

Posting Komentar